3 jam yang lalu
Ekonom: Kenaikan suku bunga The Fed lebih untuk Wall Street, bukan inflasi
Fed rate hike is about Wall Street, not inflation, says economist
CoinDesk

Federal Reserve diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu depan. James Thorne, kepala strategi pasar di Wellington-Altus, mengatakan kenaikan itu akan menenangkan Wall Street, bukan mencerminkan perubahan material pada inflasi. Diane Swonk mengatakan gambaran inflasi memburuk lebih jauh daripada yang ditunjukkan angka CPI inti. Goldman Sachs menarik kembali perkiraannya bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pekan depan. Goldman Sachs mengatakan laporan CPI terbaru sedikit menaikkan perkiraannya untuk PCE inti Agustus menjadi 0,26%. Goldman Sachs mengatakan laporan tersebut tidak mengubah pandangan fundamentalnya tentang inflasi. Goldman Sachs mengatakan FOMC ingin menghindari reaksi pasar yang kemungkinan akan muncul jika suku bunga dipertahankan. Pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga hampir 90%. Pada September 2024, The Fed memulai siklus penurunan suku bunga ketika CPI inti tahunan berada jauh di atas 3%. Pada bulan itu, The Fed memangkas suku bunga acuan federal funds sebesar 50 basis poin, bukan 25 basis poin seperti yang diasumsikan. Dua tahun kemudian, pasar memperkirakan The Fed akan memulai siklus kenaikan suku bunga pekan depan. CPI inti telah turun ke level terendah dalam lima tahun, yaitu 2,4%.
This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.