4 jam yang lalu

Jordi Visser mengatakan kripto berpotensi mengungguli saham AI

Crypto Could Outperform AI Stocks: Wall Street's Jordi Visser

Cointelegraph

Pendiri Visser Labs Jordi Visser mengatakan mata uang kripto dapat menawarkan imbal hasil lebih tinggi dari saham AI berkat pesatnya perkembangan kecerdasan buatan. Visser mengatakan mengulang kenaikan tajam saham AI semakin sulit. Visser mengatakan agen AI meningkatkan permintaan atas pembayaran kripto dan aset tertokenisasi. Visser berpendapat bahwa pasar bullish kripto saat ini tidak akan terjadi tanpa AI.

Visser telah memperluas investasinya melampaui Bitcoin, Ether, dan Solana karena tesis investasinya tersebut. Karier Visser membentang selama tiga dekade dan mencakup jabatan sebagai direktur pelaksana di Morgan Stanley serta kepala investasi di Weiss Multi-Strategy Advisers. Kini Visser memimpin AI Macro Nexus Research milik 22V.

Visser memperkirakan agen AI akan memungkinkan pengguna mengarahkan perangkat lunak untuk melakukan perdagangan dan transaksi keuangan lainnya bagi mereka. Visser membandingkan potensi pentingnya agen AI bagi kripto dengan pentingnya ponsel pintar dan App Store. Dalam skenario itu, pengguna akan memberikan instruksi dan perangkat lunak akan menjalankan transaksinya. Adopsi agen AI yang lebih luas akan meningkatkan aktivitas aset tertokenisasi dan pembayaran kripto, sehingga menciptakan peluang investasi di luar pemasok komputasi.

Namun, prospek positif kripto menurut Visser tetap terpapar pada investasi AI yang semakin ia pandang dengan hati-hati. Visser menyebut penurunan tajam di sektor AI yang menekan pasar saham sebagai ancaman bagi tesis investasi kripto. Visser tidak berpikir penurunan seperti itu akan mengakhiri pasar bullish kripto, tetapi memperkirakan akan ada ujian lain terhadap level terendah terkini.

Visser mengatakan pengurangan eksposur terhadap Micron, produsen chip memori, dimulai pada pertengahan Mei setelah ia menyimpulkan bahwa dana lindung nilai dan investor ritel telah berdesakan masuk ke investasi AI. Visser mengatakan konsentrasi investor pada AI menjadi salah satu alasan Bitcoin dan Ethereum kesulitan. Investasi AI menawarkan peluang yang berpotensi lebih baik, didukung pertumbuhan pendapatan bisnis. Laporan kuartalan Microsoft pada 29 April menyebutkan pendapatan tahunan dari bisnis AI Microsoft mencapai 37 miliar dolar AS, lebih dari dua kali lipat tingkat setahun sebelumnya. Micron melaporkan pada Maret bahwa pendapatan kuartal kedua tahun fiskalnya mencapai 23,86 miliar dolar AS, hampir tiga kali lipat tingkat sebelumnya.

Visser mengatakan investor AI kini menghadapi kondisi pasar yang lebih sulit. Visser mengatakan portofolio yang dipantaunya, berisi 100 saham AI, telah naik sekitar 40% tahun ini, tetapi volatilitasnya kini melampaui Bitcoin berdasarkan pengukuran bergulir 126 hari. Kekhawatiran pendanaan telah memengaruhi infrastruktur AI karena biaya konstruksi saat ini melampaui kas yang dihasilkan perusahaan dari operasional yang sudah ada. Oracle mencatat belanja modal tahun fiskal 2026 sebesar 55,7 miliar dolar AS, dibandingkan arus kas operasional sebesar 32 miliar dolar AS. Oracle menghimpun 43 miliar dolar AS melalui pendanaan utang. Visser mengatakan periode keuntungan investasi yang spektakuler di AI telah berakhir, bukan AI itu sendiri. Visser memperkirakan agen AI akan menopang pertumbuhan permintaan komputasi selama beberapa tahun lagi, tetapi mendesak investor untuk menurunkan ekspektasi terhadap imbal hasil saham.

Visser hanya memiliki Bitcoin, Ether, dan Solana hingga Agustus, lalu mulai membeli pilihan token yang lebih luas. Bitcoin tetap menjadi posisi terbesar Visser. Visser mengamati Dogecoin sebagai indikator bahwa antusiasme investor ritel kembali, dan menganggap partisipasi ritel diperlukan agar reli yang lebih luas dapat bertahan. Visser mempertahankan indeks berbobot sama yang berisi 42 token dan empat saham yang diperdagangkan secara publik untuk memantau pasar yang lebih luas. Visser mengatakan indeks itu telah mengungguli Bitcoin sejak Juni dan berencana memiliki setiap konstituennya.

Visser telah berinvestasi dalam aset terkait privasi dan menggambarkan investasi itu sebagai komitmen terhadap privasi, bukan terhadap satu perusahaan. Visser mengatakan AI akan meningkatkan pentingnya perlindungan privasi dan identitas seiring meluasnya penipuan dan penyalahgunaan lainnya. Zcash dan Monero termasuk proyek yang sesuai dengan tesis investasi tersebut.

This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.