2 jam yang lalu

Tydro perpanjang jeda lending di Ink hingga migrasi feed Chainlink

Tydro Keeps Markets Paused After Chaos Labs Flags Suspected Nation-State Attack

The Defiant

Poin utama

Tydro mengatakan akan tetap menjeda pasar lending-nya di Ink Layer 2 milik Kraken sampai migrasi ke feed harga Chainlink selesai. Pada 4 Mei, Chaos Labs memberi tahu Tydro tentang serangan terhadap penyedia oracle yang menunjukkan pola mirip pelaku tingkat negara, dan Tydro menghentikan semua pasar pada hari itu. Sekitar 48 jam kemudian, Chaos Labs mengonfirmasi bahwa kunci yang terkompromi telah dirotasi dan pencabutan jeda secara teknis dimungkinkan, tetapi Tydro memilih tetap offline sampai push oracle kedua tersedia. Tydro mengatakan tidak ada harga buruk yang mencapai pasar sebelum atau selama jeda, dan tidak ada posisi pengguna yang terdampak. Setelah migrasi Chainlink difinalkan, pembaruan feed akan memicu timelock 48 jam, dan peminjam dengan health factor di bawah 1 akan mendapat masa tenggang empat jam sebelum likuidasi dilanjutkan.

Mengapa ini penting: Pembekuan lending sebagai langkah pencegahan dapat sementara membatasi aktivitas pinjam-meminjam, dan proses restart bisa menjadi ujian kepercayaan terhadap redundansi oracle di Ink.

Sentimen pasar

pesimistis secara hati-hati, tekanan meningkat, didorong teknologi, pengurangan risiko.

Alasan: Tydro tetap menjeda pasarnya setelah Chaos Labs menandai dugaan serangan pada penyedia oracle-nya.

Kasus serupa di masa lalu

Pada Oktober 2022, Mango Markets mulai bergerak untuk mengembalikan dana pengguna setelah exploit senilai US$114 juta yang terkait manipulasi oracle, dan insiden itu menjadi salah satu kegagalan DeFi Solana yang paling terlihat pada siklus tersebut. (CoinDesk) (coindesk.com) Kasus Tydro berbeda karena Tydro mengatakan tidak ada harga buruk yang mencapai pasar dan tidak ada posisi pengguna yang terdampak, sehingga peristiwa ini tetap merupakan penghentian sebagai langkah pencegahan, bukan kerugian yang benar-benar terjadi.

Efek berantai

Jeda yang lebih lama dapat membuat aktivitas peminjaman dan perputaran agunan di Ink tetap terbatas karena Tydro mendorong sebagian besar pertumbuhan terbaru jaringan itu. Migrasi ke Chainlink juga dapat meningkatkan ekspektasi terhadap redundansi oracle yang lebih kuat di seluruh pasar lending Ink. Jika restart terjadi tanpa perubahan parameter atau likuidasi paksa, dampak rambatannya mungkin tetap terbatas pada kehilangan aktivitas sementara. Jika restart mengungkap posisi yang tidak sehat, maka kepercayaan terhadap likuiditas lending di Ink dapat melemah.

Peluang dan risiko

Peluang: Jika Tydro memublikasikan transaksi pencabutan jeda dan menyelesaikan timelock 48 jam tanpa perubahan parameter, itu adalah sinyal potensi masuk kembali bagi pengguna yang mencari aktivitas lending Ink yang kembali normal.

Risiko: Jika restart memerlukan penambahan agunan, perubahan parameter, atau downtime yang lebih lama, mengurangi eksposur ke protokol dapat membatasi sisi negatif dari likuidasi kembali terjadi atau tekanan likuiditas.

This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.