2 jam yang lalu

Reform UK menerima donasi rekor sebesar 36 juta pound dari Ben Delo

Farage's Reform UK party receives record political donation

Cointelegraph

Ben Delo menyumbangkan 36 juta pound ($49 juta) kepada partai Reform UK pimpinan Nigel Farage. DPA dan media lainnya melaporkan bahwa donasi tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diberikan kepada partai politik Inggris. Delo mengatakan ia memberikan donasi itu untuk memastikan persaingan yang adil dalam pemilu. Delo ikut mendirikan bursa mata uang kripto BitMEX. Farage mengatakan ia merasa terhormat dan rendah hati atas kepercayaan Delo kepada Reform. Farage mengatakan Reform merupakan satu-satunya partai yang dapat membalikkan keadaan negara dan membalikkan kemunduran Inggris. Delo sebelumnya merupakan donor terbesar kedua bagi Reform UK. Christopher Harborne memberikan 9 juta pound kepada partai tersebut pada Agustus lalu. Farage berada dalam penyelidikan setelah menerima donasi dan hadiah senilai jutaan dolar dari Harborne dan George Cottrell. Farage mengundurkan diri dari posisinya sebagai anggota Parlemen pada Juli di tengah skandal kripto. Farage memenangkan pemilihan sela yang diadakan setelahnya dengan 63% suara. Banyak anggota parlemen mempertanyakan pengaruh aset digital terhadap politik Inggris. Anggota parlemen Partai Buruh dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menjadikan moratorium permanen atas donasi kripto yang diumumkan pada Maret. Moratorium tersebut menunggu pengesahan undang-undang. Farage menyebut sumbangan dari Harborne dan Cottrell sebagai hadiah. The Telegraph mengatakan donasi tersebut setara dengan 1 juta pound setiap bulan hingga pemilihan umum pada 2029. Delo membayar seluruh jumlah itu di muka untuk mencegahnya diblokir. Delo merupakan salah satu dari tiga pendiri BitMEX yang mengaku bersalah atas dakwaan federal AS terkait pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Bank (Bank Secrecy Act). Delo setuju membayar denda $10 juta pada 2022. Delo tidak menjalani hukuman penjara. Delo dan koleganya, Arthur Hayes dan Samuel Reed, menerima pengampunan dari Presiden AS Donald Trump pada Maret 2025.

This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.