2 jam yang lalu
Belanja politik kripto mengupayakan aturan perbankan, pajak, dan perangkat lunak yang tahan lama
What the $344M crypto political spending spree wants from Congress next
CryptoSlate

Belanja politik kripto sedang mengupayakan aturan yang tahan lama dari Kongres. Menurut analisis Public Citizen atas pengajuan FEC, donasi politik korporasi mencapai rekor US$646 juta selama 18 bulan hingga Juni. Belanja politik kripto memimpin setiap sektor korporasi lainnya dengan US$206 juta. Belanja kripto, AI, dan taruhan daring secara gabungan mencapai US$344 juta. GENIUS Act menciptakan kerangka federal untuk stablecoin pembayaran. SEC sedang menulis ulang aturan kripto di bawah Ketua Paul Atkins. CFTC mendorong agar lebih banyak perdagangan aset digital dibawa ke dalam negeri. Senat menghadapi pemungutan suara cloture pada 15 September atas mosi untuk melanjutkan ke CLARITY Act. Pemungutan suara itu memerlukan 60 suara untuk membatasi debat. DPR meloloskan CLARITY Act dengan suara 294-134 pada Juli 2025. Rancangan undang-undang itu akan memungkinkan SEC dan CFTC bersama-sama mengatur penawaran dan penjualan komoditas digital. Utkarsh Ahuja dari Moon Pursuit Capital mengatakan para pendiri membutuhkan aturan yang tetap stabil lintas pemerintahan. Ahuja mengatakan Amerika Serikat harus menargetkan status sebagai yurisdiksi kripto yang kredibel dan dapat diprediksi. Paul Atkins mengatakan pada 18 Agustus bahwa legislasi diperlukan untuk menciptakan aturan yang tidak dapat begitu saja dibatalkan oleh regulator masa depan. Ahuja, Ryan Kirkley dari Global Settlement Network, dan Parth Kapadia dari OpenVPP masing-masing mengidentifikasi penyelesaian aturan struktur pasar sebagai prioritas. Kirkley menginginkan regulatory sandbox federal bagi startup yang menguji infrastruktur penyelesaian transaksi di bawah pengawasan. Ia juga menginginkan piagam perbankan yang dimodernisasi dan akses langsung ke jalur pembayaran. Kirkley mengatakan aturan stablecoin harus tetap dapat diterapkan bagi pendatang baru. Ia memperingatkan bahwa jika tidak, penerapan GENIUS Act dapat menciptakan keuntungan bagi perusahaan incumbent. Kapitalisasi pasar stablecoin mendekati US$303,7 miliar. Pada 1 September, 21 lembaga keuangan mengumumkan rencana meluncurkan stablecoin yang dipatok ke dolar dan dimiliki bersama pada awal 2027. Lembaga-lembaga itu mencakup Goldman Sachs, Bank of America, Citi, dan Deutsche Bank. Kepala BIS Pablo Hernandez de Cos mengatakan stablecoin belum berfungsi secara kredibel sebagai alat pembayaran dalam skala besar. Ia menyebut deposito yang ditokenisasi sebagai jalur yang lebih menjanjikan. Proposal pajak aset digital Cynthia Lummis yang masih tertunda mencakup pengecualian de minimis sebesar US$300 untuk transaksi kripto kecil. Proposal itu mengecualikan properti yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan. Kapadia mengatakan pengecualian tersebut dapat mencakup rumah tangga yang memperoleh pendapatan kripto otomatis dari infrastruktur fisik. Contohnya adalah baterai milik pemilik rumah dalam pembangkit listrik virtual. Baterai itu dapat memperoleh pembayaran kecil dalam denominasi kripto karena mengekspor listrik atau merespons kondisi jaringan listrik. Kapadia mengusulkan agar penyelesaian mikro selama satu tahun diperlakukan sebagai satu peristiwa dasar pajak. Klasifikasi baterai yang terdaftar masih memerlukan konfirmasi dari penasihat pajak. Kapadia juga menginginkan jalur federal bagi platform penyelesaian nonkustodial. Ia mengatakan platform yang mengoordinasikan pembayaran tanpa menyimpan dana nasabah seharusnya tidak memerlukan lisensi pengirim uang di 50 negara bagian. Blockchain Regulatory Certainty Act, yang diperkenalkan oleh Lummis dan Wyden, akan mengecualikan pengembang dan penyedia infrastruktur yang tidak mengendalikan dana pengguna dari status pengirim uang. Materi Senat mengenai CLARITY menjelaskan perlindungan serupa bagi pengembang perangkat lunak yang tidak pernah mengendalikan aset nasabah. Kapadia juga menginginkan aset yang ditokenisasi dan terkait dengan kinerja fisik, termasuk sertifikat energi terbarukan dan bukti penerimaan megawatt-jam yang terverifikasi, diklasifikasikan di sisi komoditas. Aset dunia nyata yang ditokenisasi mencapai hampir US$39 miliar per 1 September, lebih dari tiga kali lipat level pada awal 2025.
This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.