4 jam yang lalu

Arya.ag melakukan tokenisasi pinjaman berbasis komoditas gandum di Avalanche

Indian agri warehouse giant is putting $2 billion in grain-backed loans onchain

CoinDesk

Arya.ag menggunakan blockchain Avalanche untuk melakukan tokenisasi simpanan gandum, resi gudang, dan status pinjaman. Arya.ag menyimpan hasil panen senilai sekitar $2 miliar. Arya.ag memfasilitasi pinjaman tahunan sekitar $1,3 miliar. Perusahaan belum mengungkapkan seberapa banyak aktivitas yang telah dipindahkan ke blockchain. Perusahaan belum mengungkapkan kapan sistem tersebut akan diperluas. Nandan Nilekani mengumumkan inisiatif tersebut pada Kamis di Global Fintech Festival di Mumbai. Nilekani adalah salah satu pendiri Infosys dan pemimpin proyek sistem identitas Aadhaar India. Kelompok bernama Finternet membantu menetapkan aturan komunikasi antara gudang dan pemberi pinjaman. Nilekani mengusulkan Finternet bersama Agustin Carstens. Carstens adalah mantan manajer umum Bank for International Settlements dan mantan gubernur Bank of Mexico. Sistem tokenisasi tersebut dimaksudkan untuk membantu pemberi pinjaman memverifikasi hasil panen yang menjadi penopang pinjaman pertanian. Catatan gandum, status agunan, dan jumlah pinjaman yang masih terutang sering berada dalam sistem yang terpisah. Hal ini dapat membuat pemeriksaan pinjaman menjadi lebih lambat dan lebih sulit bagi pemberi pinjaman.

This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.