7 jam yang lalu
Revolut mengungkap aktivitas bitcoin dan paspor setelah permintaan pemerintah palsu
Bitcoin activity, passports exposed after Revolut falls for fake government request
CoinDesk

Email pemerintah palsu berhasil melewati pemeriksaan keamanan internal Revolut dan membuat perusahaan menyerahkan informasi pelanggan. Insiden itu terjadi pada Jumat malam. Permintaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari lembaga pemerintah yang sah. Revolut kemudian menghubungi lembaga tersebut secara terpisah dan menemukan bahwa permintaan itu merupakan penipuan. Kelompok yang terdampak mencakup pelanggan yang alamat tempat tinggalnya terungkap. Berkas tersebut dilaporkan mencakup paspor atau surat izin mengemudi. Berkas tersebut dilaporkan mencakup swafoto untuk verifikasi. Berkas tersebut dilaporkan mencakup nama dan tanggal lahir. Berkas tersebut dilaporkan mencakup pekerjaan dan alamat rumah. Berkas tersebut dilaporkan mencakup alamat email dan nomor telepon. Berkas tersebut dilaporkan mencakup IBAN dan laporan rekening. Berkas tersebut dilaporkan mencakup catatan penarikan dan riwayat transaksi lengkap. Riwayat tersebut dilaporkan mencakup seluruh aktivitas bitcoin. Revolut mengatakan dana pelanggan tetap aman. Revolut memberi tahu pengguna serta regulator yang terdampak. Revolut memblokir sumber permintaan tersebut. Insiden ini menyoroti bagaimana penyamaran dengan bantuan AI dapat mengeksploitasi sistem otorisasi.
This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.