3 jam yang lalu

Pendiri Solana memperingatkan AI dapat merusak skema tanda tangan pascakuantum

Solana’s Founder Warns AI Could Crack Post-Quantum Cryptography Schemes

Beincrypto

Poin utama

Salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, mengatakan AI adalah ancaman jangka dekat terbesar bagi kriptografi kripto dan memperingatkan bahwa skema tanda tangan pascakuantum dapat gagal sebelum industri memperkuatnya. Yakovenko mengatakan ia lebih memilih dompet menggunakan multisig dua-dari-tiga dengan skema tanda tangan yang berbeda, dan ia mengatakan Solana dapat mendukung hal itu melalui Program Derived Addresses. Secara terpisah, kepala riset Galaxy Digital Alex Thorn mengatakan komunitas Bitcoin makin sepakat untuk membiarkan estimasi 1,1 juta BTC milik Satoshi Nakamoto tetap tidak disentuh, karena exchange dapat bermigrasi ke alamat pascakuantum sebelum serangan jangka panjang terjadi.

This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.