Bitcoin turun di bawah US$70.000 saat lonjakan harga minyak menekan aset berisiko
Bitcoin struggles to hold $70,000 as oil surge jolts risk assets
Fortune Crypto

Poin utama
Bitcoin turun di bawah US$70.000 untuk pertama kalinya dalam lebih dari sepekan ketika harga energi melonjak dan aset berisiko global melemah. Bitcoin turun hingga 2,7% ke US$69.308 pada Kamis. Brent naik ke US$115 per barel, dan gas alam Eropa melonjak hingga 35% setelah serangan Iran terhadap fasilitas gas alam cair utama di Qatar. Ether, BNB, dan XRP juga turun.
Mengapa ini penting: Harga energi yang lebih tinggi dapat memperkuat kekhawatiran inflasi dan mengurangi minat risiko, yang dapat membuat perdagangan kripto tetap terikat pada sentimen makro yang lebih luas.
Sentimen pasar
negatif, hindari risiko, didorong faktor makro, volatil.
Alasan: Bitcoin turun hingga 2,7% ke US$69.308 saat harga minyak melonjak setelah serangan itu, yang mendukung pembacaan makro hindari risiko untuk kripto.
Kasus serupa di masa lalu
Ketika Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022, Bitcoin turun hingga 7,9% ke US$34.324, Ether turun hingga 10,8%, dan lebih dari US$150 miliar terhapus dari pasar kripto dalam 24 jam. (Euronews) (euronews.com) Guncangan sebelumnya berasal dari invasi militer besar-besaran dan respons sanksi, sementara situasi saat ini berpusat pada serangan terhadap infrastruktur energi dan jalur minyak.
Efek berantai
Harga minyak dan gas yang lebih tinggi dapat meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mengurangi permintaan terhadap aset yang volatil. Jalur itu dapat membuat Bitcoin dan altcoin utama diperdagangkan lebih seperti aset berisiko lainnya daripada sebagai lindung nilai yang independen. Jika harga energi terus naik, tekanan pada saham dan kripto dapat berlanjut. Jika pasar energi stabil, maka dampak rambatannya ke kripto dapat tetap terbatas.
Peluang dan risiko
Peluang: Jika volatilitas minyak mereda dan Bitcoin merebut kembali level US$70.000, maka itu adalah sinyal potensial bahwa minat risiko jangka pendek sedang membaik.
Risiko: Jika Brent tetap tinggi di dekat US$115 dan Bitcoin bergerak menuju level pullback US$65.000 yang dibahas dalam artikel, maka mengurangi eksposur dapat membatasi penurunan dari aksi jual yang dipimpin faktor makro.
This content is an AI-generated summary/analysis for informational purposes only and does not constitute investment advice.